Pemprov NTT Terima Alat Loop Mediated Isothermal Amplification dari Pemerintah Australia

- 8 Februari 2023, 19:27 WIB
Pemprov NTT Terima Alat Loop Mediated Isothermal Amplification dari Pemerintah Australia
Pemprov NTT Terima Alat Loop Mediated Isothermal Amplification dari Pemerintah Australia /Sumba Stori/

SUMBA STORI - Pemerintah Australia menyerahkan Alat Loop Mediated Isothermal Amplification (LAMP) kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berlangsung pada Selasa 7 Februari 2023, bertempat di Ruang Rapat Gubernur NTT.

Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi (JNS) mengungkapkan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Australia atas penyerahan Alat Loop Mediated Isothermal Amplification atau LAMP tersebut.

"Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi NTT saya menyampaikan limpah terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Australia karena melalui Program Australia Indonesia Patnership For Promoting Rural Incomes Through Support for Markets in Agriculture (PRISMA) dan Program Kemitraan Australia Indonesia Untuk Ketahanan Kesehatan (AIHSP) yang pada hari ini menyerahkan tiga alat pendeteksi virus penyakit demam babi afrika (ASF) yaitu Loop Mediated Isothermal Amplification (LAMP)," kata Wakil Gubernur JNS.

Baca Juga: Samsung Luncurkan Galaxy Tab A7 Lite Wi-Fi Tablet Ramah Anak, Minat?

Lanjut Wakil Gubernur NTT, mengungkapkan, Provinsi NTT merupakan provinsi yang sangat kaya keanekaragaman budayanya, adat istiadatnya serta destinasi wisatanya yang terkenal dan sangat menarik dan memiliki kekayaan yang besar juga di bidang kemaritiman, potensi kelautannya, juga kekayaan di bidang pertanian dan peternakan seperti sapi, kerbau, kuda, babi, ayam yang juga sangat cocok di kembangkan di Provinsi NTT. Semua ini tentu di dukung oleh iklim serta kondisi geografis yang cocok.

"Selain itu juga, beternak merupakan salah satu budaya yang sudah di warisi oleh para leluhur, yang merupakan salah satu sumber mata pencarian dalam pemenuhan ekonomi sehari-hari. Alat ini tentu akan sangat dibutuhkan karena akan sangat membantu para peternak babi dalam mendeteksi virus ASF," kata JNS.

Wakil Gubernur berharap dengan kehadiran alat ini dapat mendukung Pemerintah Provinsi NTT dalam upaya pemulihan sektor peternakan khususnya peternak babi di Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengingat diagnosis dapat dilakukan lebih cepat, sehingga pengendalian dapat segera dilakukan. 

Baca Juga: Salut, Nono Temui Kapolres Kupang Sampaikan Hal Tak Terduga

"Alat ini dapat mengobati keresahan masyarakat akan keganasan virus yang dapat melumpuhkan perekonomian masyarakat khususnya masyarakat peternak babi ini dan sebaliknya dapat menumbuhkan kembali perekonomian masyarakat yang terlibat dalam perdagangan ternak dan produk turunan lainnya. Sebab akhir-akhir ini juga banyak keresahan yang mulai muncul khususnya bagi masyarakat peternak babi di Provinsi ini akibat mulai merebaknya lagi virus demam babi afrika (ASF). Pada awal Tahun 2023 ini Provinsi NTT kembali merasakan wabah baru virus ASF ini dan menjadikan daerah NTT sebagai daerah yang paling terdampak di Indonesia, baik secara ekonomi maupun budayanya," papar Wakil Gubernur NTT.

Halaman:

Editor: Yanto Tena


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah